Tuesday, August 11, 2015

Kolam Renang UNY Yogyakarta


Renang menjadi daya tarik tersendiri untuk banyak orang, berenang lebih menyenangkan untuk segala usia karena kegiatan ini dilakukan di bawah air sehingga dianggap tidak terlalu melelahkan. Renang juga menjadi salah satu cabang olah raga di Dunia yang digunakan sebagai ajang perlombaan.

Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final. Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia. (Sumber Wikipedia)


Renang bagi saya pribadi adalah olah raga sambil refresing. Kenapa saya sebut refreshing karena berenang tidak terasa terlalu lelah dan memang dari kecil bermain air adalah salah satu kegemaran saya (masa kecil kurang bahagia).

Kali ini saya mencoba berenang di Kolam Renang UNY, kolam renang UNY ini adalah kolah renang milik Universitas Yogyakarta. Kolam ini memang milik kampus tetapi boleh digunakan secara umum oleh masyarakat, biasanya yang berenang adalah mahasiswa kampus, umum maupun club renang. Kolam Renang UNY terletak di Jalan Colombo No.1, Kec.Depok, Kab.Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Telp (0274) 515537. Arah Kolam Renang UNY adalah utara Wisma MM UGM.

Aturan Kolam Renang
Kolan Renang UNY memberikan harga terjangkau untuk retribusi yaitu dengan harga masuk Rp 8.000. Jam Buka Kolam Renang UNY yaitu jam 06.00 sampai jam 18.00. Kolam Renang di UNY terdiri dari 5 macam kolam yaitu Kolam Anak, Kolam dewasa 1-1,5 meter, Kolam Panjang untuk lomba dan kolam 7m untuk gaya indah. Kolam Renang UNY juga selalu diawasi oleh pengawas, sehingga bila terjadi sesuatu sangat mudah di ketahui oleh penjaga.


Untuk kalian yang suka berenang jangan lupa menggunakan Baju Renang, Kacamata Renang dan bila perlu menggunakan tutup kepala, tutup hidung dan tutup telinga. Untuk pengunjung yang suka berenang sore hari untuk mengingat waktu karena biasanya jam 17.30 sudah ada peringatan 15 menit Kolam Renang akan tutup, lalu Jam 18.00 diperingatkan untuk semua sudah naik dari kolam dan bergegas untuk mandi. Bila sudah waktu tutup kamar mandi akan penuh dan terjadi antrian, jadi mohon diperhatikan.

Kolam Renang UNY
Alamat : Jalan Colombo No.1, Kec.Depok, Kab.Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Telp : (0274) 515537
Jam Buka : 06.00-18.00
Biaya Masuk : Rp 8.000

Friday, August 7, 2015

Belajar Foto Macro dengan Kamera Handphone

Malam semua, kali ini saya ingin shared lain dengan biasanya yang putar kuliner dan wisata. Kali ini saya punya pasangan baru yaitu Handphone Xiaomi MI4I, awal kenapa saya kepingin sekali punya handphone keren ini karena Kameranya. Sebelumnya saya memiliki Handphone dari Xiaomi yaitu Redmi Note 3G, handphone ini bagi saya cukup mumpuni tetapi saya tergiur oleh hasil foto yang lebih baik hasil dari MI4I.

Lensa Universal Handphone

Ada salah satu teman Blogger saya dari Madura yaitu Mas Slamet yang kebetulan memiliki Handphone sama dengan saya yang sekarang yaitu XIaomi MI4I. Handphone ini bisa menghasilkan foto-foto yang baik dan menarik, yang paling membuat saya tertarik adalah foto aneka hewan yang kecil, kecil seperti semut, lalat, dll

Bunga Dondong
Serangga
Saya ingin mencoba belajar mengenai Foto Macro dan akhirnya saya temukan bahwa kita bisa memnganbil foto barang kecil dengan tambahan lensa macro untuk hp merek apapun, wah harus beri ini pikir saya. Setelah beberapa hari saya baru ingat kalau Tomi memiliki Universal Lensa di rumah dan tidak digunakan, akhirnya saya menghubungi dan berniat untuk meminta (gak perlu minjemlah :)). Setelah sudah diperbolehkan yang empunya saya langsung kerumahnya untuk mengambil.

Bunga Kemuning

Dijelaskan di awal bahwa universal lensa biasanya terdiri dari 3 buah lensa kecil yaitu : lensa paling kecil lensa macro, lensa kedua lensa wide dan lensa paling besar adalah lensa fish eye. Tak hanya itu say ajuga diberi informasi tambahan bahwa lensa wide penggunaanya dijadikan satu dengan lensa macro.

Lalat di Pohon Donong

Saya memberanikan diri untuk memasangkan lensa macro ke kamera saya, saya jepitkan langsung ke kamera Xiaomi MI4I. Saya mencoba memfoto agak jauh dari objek, tapi ternyata malah blur tidak seperti yang saya harapkan. Akhrinya saya dekatkan sedikit demi sedikit dan bisa semakin terlihat jelas foto yang dihasilkan, setelah beberapa fokus saya dapatkan ternyata tak semudah kelihatannya karena setiap sudah fokus saya jepret hasilnya jadi blur lagi. Berkali-kali saya coba sampai satu objek bisa 15 kali jepret saya baru menghasilkan hasil yang agak baik.

Bunga Belimbing Sayur

Ternyata sangat sulit mengambil foto dengan lensa macro karena saat kita goyang sedikit saja fokus akan berubah. Setelah berkali-kali saya coba akhirnya saya menemukan cara dengan mengambil foto harus tenang tidak boleh kemrungsung atau tergesa-gesa, pengambilan gambar tangan harus diletakkan pada suatu hal yang keras agar dapat bertumpu stabil, saat pengambil gambar saya biasanya menahan gerakan saya agar tidak goyang sedikit saj agoyang dapat menghasilkan tidak fokus pada gambar.

Bunga Dondong

Ini pengalaman saya dengan lensa macro, semoga kita sama-sama belajar dan bisa menghasilkan karya indah. Saya tunjukkan beberapa hasil jepretan saya menggnakan kamera Handphone

Serangga





Sunday, August 2, 2015

Lampion Hotel Solo

Sumber Google
Selama liburan kemarin saya sering pergi keluar kota maupun di jogja untuk sekedar keliling-keliling tempat wisata bersama keluarga, pada saat lebaran pun saya ke Jakarta selama 7 hari atas persetujuan kedua orang tua. Saat kembali mereka menginginkan pergi jalan-jalan juga, setelah berpikin agak lama akhirnya kita putuskan untuk ke Solo saja. Ke Solo mau ngapain? Sejak saya kecil bila ada kesempatan mendapat voucher gratis dari kantor Bapak kami biasanya memilih ke solo dengan keluarga, alasan kami adalah Orang Tua dulu kuliah di Solo sehingga masih banyak teman-temannya yang tinggal di Solo. Alasan Lain adalah Bapak kebetulan sangat senang sekali dengan wayang atau kethoprak, di Solo hampir setiap hari apa pementasan di Taman Sriwedari.

Jalan Naik Lobby Hotel (Sumber Google)

Kali ini kami sekeluarga memilih menginap di Hotel Lampion Solo, setelah kami mencari perbandingan harga dan akhirnya menetapkan untuk membeli di salah satu website Online dan pembayaran sukses. Saya telephone hotel memastikan ada lift dan bertanya apakah hotel menyediakan kursi roda. Kenapa kursi roda? karena kebetulan ibu saya dulu pernah mengalami stroke dan sampai sekarang masih belum sempurna kesembuhannya. Setelah saya telephone ternyata ada lift dan diluar dugaan mereka menyediakan kursi roda selama kami menginal disana.

Perjalnan kami tempuh kurang lebih 1,5 jam dari Jogja, sampai solo kami langsung menuju ke hotel agar mama tidak terlalu lelah. Sampai hotel saya ke meja receptionis untuk menyerahkan da yang dibutuhkan seperti KTP dan email booking saya, sambil menunggu proses saya minta untuk diambilkan kursi roda. Sayang memang untuk naik ke Lobby tidak recomended untuk ibu saya karena banyaknya anak tangga untuk naik, disediakan sarana naik untuk tas koper tetapi tidak bisa untuk kursi roda karena terlalu curam.

Setelah mama sampai Lobby saya kembali mengurus kelengkapan beserta menandatangani dokumen yang diberikan oleh petugas, selesai menandatangani saya langusng diberi kunci kamar di no 325. Masuk ke kamar saya kebetulan mendapat ruangan di Pojok lorong, masuk ke kamar memang agak kecil tetapi bersih dan nyaman. Saya memilih kamar smoking karena bapak merokok, saat tirai jendela dibuka hanya ada lautan genting rumah yang terpapar. Kamar mandi dengan design minimalis tetapi tetap nyaman.

Suasana Kamar Lampion Hotel

Saat malam tiba kami makan di luar hotel tetapi dibawa kembali ke hotel karena kasihan mama terlalu repot keluar masuk hotel dan pasti sangat capai. Malam hari di isi dengan riuh canda tawa teman-teman mama dan bapak yang datang hingga pukul 23.00. Tetapi sebelumnya ada salah satu teman yang datang sekeluarga juga ikut menginap bersama dan kebetulan mendapat kamar pas disebelah saya.

Kamar Mandi 
Pagi tiba kami mandi agar segar dan siap untuk kembali ngobrol dan senang senang-senang. Usai semua mandi kami turun ke lantai 1 untuk makan, karena tiap kamar hanya mendapat 2 jatah sarapan saya menambah 1 orang denganmembayar Rp 35.000/orang. Menu yang di hidangkan yaitu Untuk Makan Berat :Nasi Putih, Nasi Goreng, Mie, Ayam Kecap, Capcay, untuk menu yang lebih ringan yaitu Bubur dan Roti Panggang. Selain itu juga disediakan Buat, Minuman Panas (Teh/kopi) dan 2 macam jus. Untuk Restaurant sendiri terletak tepat di depan Receptionis. Menu makan pagi ini cukup pas dan tidak terlalu mahal untuk kelas hotel

Secara keseluruhan saya menilai Lampion Hotel pas untuk kita yang ingin menginap di hotel Solo dengan budget yang tidak terlalu mahal. Penyajian hotel yang bersih dan segar membuat kesan minimalis tetap menyenangkan bagi saya dan keluarga.

Lampion Hotel Solo
Alamat : Jl. Dr. Rajiman No. 289,, Jawa Tengah 57141
Telp : (0271) 7654888
Room Rate : Mulai dari Rp 300.000

Friday, July 31, 2015

Soto Fenomenal Jogja, Soto Kadipiro 3


Aneka soto di Jogja sangat banyak, salah satunya adalah Soto Kadipiro, Soto Kadipiro termasuk soto yang sudah lama berdiri di Kota Jogja. Sang Pemilik Bapak Widadi Tahir Karto Wijoyo memulai awal usahanya dengan berkeliling dari kampung-kampung untuk menjajakan sotonya, karena sotonya yang enak.

Karena keuletan Pak Widadi Tahir Karto Wijoyo dalam memasarkan sotonya, Soto Kadipiro akhinya membuka warung makan. Warung Makan Soto Kadipiro awalnya buka di Jalan Wates, tetapi kini Soto Kadipiro buka cabang dan saya sekarang berkesempatan menikmati di Soto Kadipiro 3.

Soto Kadipiro 3 terletak di Jalan Solo KM.12, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571. Warung Soto Kadipiro 3 ini di desaign dengan nuansa khan warung tempo dulu, terlihat dari Lukisan yang diletakan di dinding, sangkar burung perkutut yang sengaja digantung pada langit-langit serta kalender yang dipasang di dinding.

Lukisan dan Kalender di Dinding

Soto Kadipiro merupakan soto yang diolah dengan bumbu warisan turun temurun,  kenapa disebut turun temurun? Karena kini pengelola Soto Kadipiro adalah keturunan dari Pak Widadi Tahir Karto Wijoyo. Meski sudah di kelola oleh keturunannya, rasa dari Soto Kadipiro dari dulu hingga kini tettap sama. Soto Kadipiro awalnya hanya khusus soto ayam, karena permintaan bertambah kini juga disediakan soto daging sapi. Soto Kadipiro dikatakan intimewa dan Fenomel karena soto kadipiro kuah yang disajikan terbuat dari kaldu ayam kampung asli, sehingga sangat gurih dan enak. 

Soto Ayam

Dalam penyajiannya Soto Kadipiro lain daripada soto lainnya karena didalam mangkok hanya ada Nasi, Suwiran Ayam Kampung, Kecambah ,Kubis, taburan daun bawang dan perkedel, dikatakan lain karena soto pada umumnya menggunakan mie putih tetapi disini tidak. Untuk nasi kita dapat minta untuk dipisah. Untuk lauk tambahan Soto Kadipiro menyediakan sate telur puyuh, potongan ayam, ati ampela, tahu, tempe dan aneka krupuk.

Soto dan aneka lauk tambahan

Soto Kadipiro dimakan saat kuah hangat sangat segar, kuah yang terbuat dari kaldu ayam membuat soto ini memiliki citarasa lain. Uniknya lagi tanpa kita menambah lauk pun soto kadipiro sudah sangat nikmat, oleh sebab itu tak jarang Soto Kadipiro selalu penuh dengan pembeli. Apalagi saya mempir ke Soto Kadipiro 3, soto yang terletak di Jalan Solo ini sangat pas bila dinikmati setelah kita berwisata ke candi-candi. Rasa segar setelah sebelumnya saya ke Candi Prambanan, menikmati Soto Kadipiro membuat saya semakin lahap menikmatinya. Soto Kadipiro Buka pukul 07.00-21.00 untuk kalian yang tidak bisa menimati siang hari boleh mampir pada malam hari karena Soto Kadipiro buka sampai malam.

Aneka Krupuk untuk hidangan tambahan

Soto Kadipiro 3
Alamat : Jalan Solo KM.12, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571
Telp : (0274) 497153
Buka : 07.00-21.00

Alamat Soto Kadipiro :
Soto Kadipiro Pusat :Jalan Wates No. 33, Yogyakarta, Indonesia (0274) 618 722
Soto Kadipiro 2 : Jl. Wates No.50, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 (0274) 383022
Soto Kadipiro Baru : Address: Jalan Wates KM.1 No.46, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Phone: (0274) 373975


Tuesday, July 28, 2015

Aneka Ikan Segar di Pelem Golek Jogja





Liburan sekolah anak-anak kali ini saya sungguh merasakan liburan tiada henti, kayaknya rejeki anak solehah ya ada saja yang mengajak jalan-jalan meski menikmati seluruh seluk beluk kota sendiri. Kali ini saya berkesampatan menikmati aneka olahan ikan segar khas dari Pelem Golek Resto.

Pertama kali masuk saya dan keluarga disambut oleh karyawan yang ramah menyapa kami semua dengan penuh senyum berkata "Selamat Siang, bisa kami bantu untuk berapa orang?", dengan ramah pula kami menyebutkan bahwa kami terdiri dari 9 orang. Setelah masuk kami diberi kebebasan untuk memilih duduk diatas, bawah maupun dekat taman. Setelah anak-anak memilih akhirnya pilihan kami di tengah dekat dengan area bermain anak.

Bermain sebelum Makan

Sampai di tempat duduk yang kami pilih yaitu bagian tengan dan lesehan, kami duduk sambil memesan menu kegemaran kami masing-masing, setelah semua pesanan lengkap kami menunggu. Sembari menunggu saya bermain bersama keponakan karena di Rumah Makan Pelem Golek disediakan ayunan, jungkat-jungkit, dll seperti kembali pada masa TK dulu. Tak berapa lama kami bermain hidangan punsudah tersedia, dari makanan, minuman hingga dessert yang dipesan oleh anak-anak.

Nasi Goreng

Awalnya kami pikir ikan yang disajikan adalah ikan mati yang sudah disimpan terlebih dahulu di freezer, ternyata salah saya melihat saat kami memesan ada petugas yang menghampiri kolam untuk mengambil ikan sebagai hidangan kami. Awalnya saya berpikiran bukan untuk saya, tetapi saat saya bertanya kepada pelayan ternyata benar itu untuk kami dan saya masih kurang percaya. Saya mulai yakin karena ikan yang segar dan fresh itu bila dimasak lebih terasa manis dan memiliki teksture daging yang lembut.

Gurami Bakar
Setelah semua menu datang kami menikmati hidangan, saya sendiri memilih memesan ikan bakar dan ca kangkung karena memang kegemaran saya adalah ikan bakar dan kangkung. Rasa ikan bakar yang fresh membuat ikan bakar ini terasa lebih manis dan daging yang dihasilkan pun masih empuk. Tak hanya itu kangkung pun disajikan dengan kwalitas yang baik sehingga kangkung yang disajikan lebih hijau dan segar.

Taman di Pelem Golek
Seusai makan sembari menunggu saudara-saudara menikmati hidangannya,saya berkesempatan untuk berkeliling di rumah makan untuk melihat-lihat suasana rumah makan. Saya turun ke bawah ternyata masih ada tempat makan beruma saung-saung dengan suasana yang rindang, pohon besar yang ada disekitar dengan depan terdapat sungai membuat suasana semakin sejuk. Setelah berkeliling akhirnya saya kembali dan berkumpul dengan semuanya, tak berapa lama semua sudah selesai makan. Sebelum kami pulang kami membayar semua menu yang telah kami makan, ternyata tidak terlalu mahal dan sangat murah untuk hidangan yang lezat. Saya dan keluarga sering menyebut Rumah Makan Pelem Golek adalah Rumah Makan Keluarga di Yogyakarta, harga murah suasana nyaman banget untuk kumpul bersama keluarga.

Capcay
Saya datang ke Rumah Makan Pelem Golek karena melihat di Aplikasi Opensnap, saya senang menggunakan opensnap karena dapat bookmark restoran yang ingin kita kunjungi sehingga memudahkan kita saat sudah berada diluar rumah. Feature bookmark Restauran ini biasa disebut oleh Opensnap yaitu Personalized Your Food App by Bookmark. Opensnap sangat memudahkan saya juga untuk memperlihatkan makanan favorit pengunjung pada rumah makan yang akansaya kunjungi. Sangat terbantu sekali saat kita berada di suatu tempat dan tidak mengerti rumah makan dimana yang enak di sekitar kita, pokoknya saya yang hobby traveling sangat terbantu sekali. Tak hanya itu buat kalian yang ingin mengetahui rumah makan seperti Cafe, Restaurant, dll search aja, mudah kok
Penampakan Screenshot Opensnap saya

Rumah Makan Pelem Golek
Alamat : Jalan Palagan Tentara Pelajar Km7 no 99 Yogyakarta
Telp : 0274-867676
Buka : 10.00-22.00

Saung yang asri

Sunday, July 26, 2015

Mangut Lele Bu Is Jetis Imogiri Barat


Mangut Lele adalah menu makanan sederhana rumahan jaman dulu, Mangut Lele yaitu Lele yang digoreng setengah matang lalu diberi bumbu rempah-rempah dimasak menggunakan santan tidak terlalu kental. Menurut Wikipedia Mangut lele merupakan menu khas dari daerah "Mataraman" (Yogya-Solo) dan Semarang-Kendal. Sesuai dengan namanya, komposisi utamanya adalah lele goreng, yang diberi bumbu mangut.

Bumbu Mangut sendiri adalah bumbu yang kaya aneka rempah-rempah yang berasal dari daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta, bumbu mangut sendiri tidak hanya pas dipadukan dengan lele goreng saja tetapi bisa dengan ikan, ayam maupun tahu tempe. Bumbu Mangut antara lain terdiri dari bumbu rempah : Daun Jeruk, Cabe, Jahe, Lengkuas, Serai, Daun Salam, Gula Merah, Kelapa, Bawang Merah, Bawang Putih, Miri, Tumbar, dan Kencur.

Mangut Lele dan Aneka Sayuran

Warung Mangut Lele Bu Is ini sudah buka sejak Tahun 1977, Mangut Lele Bu Is terletak di Jl. Imogiri Barat, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55187. Warung Mangut ini terletak di pinggir jalan besar dehingga memudahkan siapapun saat mencari letaknya. Mangut Lele Bu Is ini terbilang menu makanan yang sehat, Kenapa disebut sehat? Karena saat penyajian Mangut Lele ini disajikan dengan sayur-sayuran dan bumbu kelapa. Selain aneka sayuran yang disajikan, ada juga yang membuat istimewa adalah oseng-oseng lombok ijo yang wuuuiiihh mantep dilidah pokoknya, tak hanya oseng lombok ijo tetapi juga disajikan sambel terasi yang juga tidak kalah nikmatnya.

Wajah Kelaparan Kami sesaat sebelum menghabiskan semuanya
Sampai disana kita hanya perlu memesan berapa jumlah lauknya saja, untuk sayur dan nasi sudah termasuk didalamnya, nasi pun disajikan dengan ceting sehingga kita bebas mengambil sesuai selera. Seluruh sayur yang disajikan adalah satu paket. Makan di warung Mangut Lele Bu Is ini juga termasuk menyenangkan karena suasana pedesaan tempo dulu dangat terasa. Kita bisa memilik makan Lesehan atau menggunakan Kursi Lincak (kursi dari bambu), bila makan di Kursi lincak dan diatasnya ada pohon Talok (kersen) sangat menggugah selera. Merasakan masakan dan suasanantempo dulu membuat selera makan semakin bertambah.

Harga Mangut Lele Bu Is terbilang cukup standart, saat itu saya ber 7 bersama 2 anak kecil kami hanya habis sekitar 127.000 atau sekitar 18.000 per orang. Cukup murah dan kami bisa makan kenyang. Saya sekeluarga puas dapat menikmati hidangan ini, anak-anak yang awalnya kami takut tidak suka ternyata malah senang sekali dengan lelenya yang digoreng kering. Ketagihan untuk selalu datang lagi menikmati masakan tempo dulu

Ayunan untuk anak-anak bermain

Saturday, July 25, 2015

Museum Ullen Sentalu Kaliurang Yogyakarta

Tiket Masuk Museum Ullen Sentalu

Museum kini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, di jogja khususnya banyak tersedia museum-museum dengan kekhasan informasi yang terdapat di dalamnya. Kali ini saya berkesempatan liburan dan berkunjung ke Museum Ullen Sentalu yang terletak di Jalan Boyong KM 25, Kaliurang Barat, Sleman, Yogyakarta. 

Peta Menuju Museum Ullen Sentalu

Sejarah Museum Ullen Sentalu (diambil dari Ullen Sentalu)
Seribu enam ratus atau bahkan lebih dari dua ribu tahun. Selama itulah rentang waktu yang telah membentuk budaya Jawa yang eksis dan kita kenal hingga sekarang. Evolusinya melalui berbagai zaman : Mataram Kuno, Medang, Kediri, Singasari, Majapahit, Demak, Pajang, juga Mataram beserta empat cabang sempalannya, yakni Surakarta, Yogyakarta, Mangkunegaran, dan Pakualaman.

Hasil proses peradaban berusia panjang itu pun tak kurang jumlahnya yang bermutu sangat tinggi. Sebut saja dalam hal ini kitab kitab kuno yang berisikan mitologi, epos, sejarah, ketatanegaraan, pengetahuan dan petuah-petuah berfaedah, hingga ramalan : Bharatayudha, Negarakertagama, Pararaton, Babad Tanah Jawi, Serat Centhini, Serat Wedhatama,dan Serat Kalathida. Di samping itu ada pula sejumlah adikarya berupa bangunan bangunan berarsitektur megah serta kaya ornamen elok: Candi Borobudur, Percandian Prambanan, Candi Sewu, Candi Penataran, Pasareyan Raja-raja Mataram di Imogiri, juga Istana Air Taman Sari. Patut disyukuri bahwa banyak dari warisan budaya yang bersifat tangible (bendawi) tersebut sejauh ini terkonservasi dengan cukup baik.

Foto di Pintu Masuk Museum Ullen Sentalu
Namun, selain warisan budaya yang bersifat tangible ada pula warisan budaya yang bersifat intangible. Warisan budaya intangible mencakup keseluruhan ekspresi, pengetahuan, representasi, praktek, dan ketrampilan. Datangnya era globalisasi yang tak terelakkan serta banjir budaya pop yang dibawanya mendatangkan ancaman bagi warisan budaya Jawa yang bersifat intangible. Menjadi pudar dan terabaikan adalah awalnya. Selanjutnya, jika tiada perhatian serta tindakan nyata, bukan tak mungkin itu akan memusnahkan warisan budaya intangible, membuatnya terlupakan sama sekali.

Keprihatinan atas hal semacam itu, berpadu dengan pemikiran bahwa kebanggaan dan martabat suatu bangsa, termasuk kebanggaan atas segenap hasil proses peradaban dan budayanya, tidaklah dapat dipisahkan dengan adanya kehendak kuat untuk menjaga kesinambungannya, lantas memantik inspirasi para pendiri Museum Ullen Sentalu. Mereka lantas bertekad untuk mampu menjelmakan warisan budaya intangible dalam wujud karya karya seni. Harapannya, itu akan mampu menjadi jendela peradaban seni dan budaya Jawa, sekaligus jembatan komunikasi bagi generasi masa kini.

Menikmati Jamu Ratu Mas di Bale Nitik Rengganis

Saat Masuk kita diminta untuk membeli tiket dengan harga Domestik Dewasa 30.000, anak-anak 15.000. Untuk wisatawan Internasional Dewasa 50.000, anak-anak 30.000. Tiket yang kita bayar sudah termasuk Pemandu Wisata selama di dalam Museum, Minuman Jamu Ratu Mas dan Free Parkir. Peraturan selama mengikuti tour yaitu kita tidak boleh berfoto selama di dalam museum, kecuali tempat yang boleh digunakan untuk berfoto oleh pemandu. Sebelum masuk saya menyempatkan untuk berfoto di depan museum.

Kali ini saya datang ber 4 bersama kakak dan dua keponakan, karena kami ber empat kami digabung dengan kelompok-kelompok kecil yang total grup kami ada sekitar 12 orang. Suasana dibuat alami dengan tekstur tembok batu membuat suasana semakin membuat penasaran di dalamnya ada apa. Di dalam museum ini dibagi menjadi 3 Bagian, di dalam bagian-bagian ini terdapat benda-benda yang unik seperti Gamelan Kuno, Lukisan Bangsawan Keraton Yogyakarta dan Surakarta, Benda-benda peninggalan para bangsawan, Aneka Kain Batik, Relief kuno, dll. 


Saya senang mendatangi Museum Ullen Sentalu karena semua barang-barang yang dipamerkan dijelaskan secara rinci oleh pemandu, tidak rugi karena pemandu yang ramah dengan sabar menjelaskan kepada kami semua. Suasana di dalam dibuat agak kuno tetapi tetap berkesan mewah. Bagi saya tidak rugi membayar retribusi yang terbilang agak mahal tetapi sesuai dengan apa yang kita peroleh.

Buat kalian yang tidak begitu kuat dengan suasana dingin, diharapkan membawa jaket atau semacamnya karena selama tour suasana dingin kaliurang makin terasa karena semua ruangan tetap di beri pendingin ruangan. Kenapa selalu ada pendingin ruangan padahal suasana sudah dingin? Jawabannya simpel, agar suhu kelembapan udara di dalam ruangan terjaga dan semua barang-barang yang ada tidak mudah rusak.

Bagi yang ingin berkunjung Informasi Lengkap Museum Ullen Sentalu
Museum : Ullen Sentalu
Alamat : Jalan Boyong KM 25, Kaliurang Barat, Sleman, Yogyakarta
Telepon : +62 274 895161
Website : ullensentalu.com
Email : info@ullensentalu.com
Facebook : Museum Ullen Sentalu
Twitter : @ullensentalu